Mempersiapkan Kesehatan Sebelum Berhaji atau umrah

Ibadah haji atau umrah sangat membutuhkan stamina yang prima. setiap calo jemaah wajib mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran ibadah tersebut. selain persiapan barang bawaan, kesehatan calon jemaah juga sangat penting. berikut ini beberapa persiapan kesehatan sebelum berangkat haji atau umrah.

General check up. hal pertama yang perlu dilakukan untuk mengetahui apakah tubuh calon jemaah benar-benar sehat atau kurang sehat sebelum berangkat. general check up, misalnya melakukan pemeriksaan tensi darah, rekam jantung, dan rontgen.

vaksinasi, Cuaca indonesia dan Arab saudi sangat jauh berbeda. di sana juga terdapat jutaan jemaah dari berbagai negara sehingga tingkat resiko penularaan penyakit sangat tinggi. untuk itu, calon jemaah sangat penting untuk melakukan vaksinasi sebelum berangkat.  

Memulai pola hidup sehat. Mulailah melakukan pola hidup sehat setiap saat. misalnya, tidak merokok agar paru-paru dan sistem pernapasan kita sehat dan siap menghadapi cuaca ekstrem di arab saudi, perbanyak juga mengonsumsi buah-buahan dan sayuran untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Berpikir positif. pikiran positif akan menghindarkan kita dari stres sehingga kondisi jasmani dan rohani lebih segar. Calon jemaah juga sebaiknya menghindari kegiatan-kegiatan yang tidak perlu dan tidak wajib. jangan sampai ketika menjalankan ibadah di Tanah Suci justru terbebani berbagai masalah.

Berolahraga. Olahraga sangat penting untuk menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh kita saat di tanah suci. hal ini karena disana ibadah yang kita lakukan sangat intens dan jauh lebih banyak menguras tenaga. Lakukan olahraga yang sesuai dengan umur kita.

Konsultasi dokter. jika kita telah menyandang penyakit tertentu, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi kepada dokter. Ceritakan semua apa yang kita rasakan tentang penyakit agar dokter dapat memberi masukan tentang hal hal yang tidak boleh dilakukan dan yang boleh dilakukan. bawa selalu obat-obatan yang dibutuhkan. selain itu, tanyakan pula kemungkinan kambuhnya penyakit itu ketika berada di Tanah Suci dam cara mencegahnya.

Add your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *